Kembali ke halaman berita
Lampung Buka Peluang Kerja Sama Teknologi Satelit untuk Dorong Investasi
UPTB PUSDATINBANGDA
Tuesday, 23 December 2025
Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pemanfaatan teknologi dan data strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing ekonomi. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan STAR.VISION Aerospace Ltd. Republik Rakyat Tiongkok yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, Selasa (23/12/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Command Center Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung ini membahas secara mendalam rencana kerja sama strategis di bidang teknologi penginderaan jauh dan aplikasi luar angkasa, termasuk pembahasan naskah Letter of Intent (LoI) dan draf Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan data yang akurat dan mutakhir, khususnya dalam sektor pertanian sebagai mandatori pangan nasional Provinsi Lampung.
Dari Bappeda Provinsi Lampung, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPTD Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Bangda Bappeda Provinsi Lampung, Nofirdon Muchtar, S.P., M.E., bersama tim. Kehadiran Pusdatin Bangda menegaskan peran strategis Bappeda dalam memastikan integrasi, pengelolaan, dan pemanfaatan data pembangunan berbasis teknologi peninderaan jauh guna mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran.
Dalam rapat tersebut dibahas rencana penamaan satelit observasi bumi dengan nama “Lampung-1” sebagai bagian dari kerja sama dengan STAR.VISION Aerospace Ltd. Penamaan ini dipandang sebagai langkah strategis branding daerah sekaligus upaya meningkatkan citra Provinsi Lampung di tingkat nasional dan internasional, tanpa mengalihkan kepemilikan dan kendali operasional satelit dari pihak pemilik.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung melalui pelatihan di bidang penginderaan jauh dan aplikasi luar angkasa. Program ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi aparatur dan pemangku kepentingan daerah dalam memanfaatkan data satelit untuk perencanaan pembangunan, pengendalian wilayah, serta penguatan sektor ekonomi produktif.
Asisten II Bidang Ekobang, Mulyadi Irsan, dalam arahannya menekankan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam kerja sama luar negeri, sekaligus memastikan bahwa setiap bentuk kolaborasi memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan perekonomian daerah.
“Melalui dukungan data dan teknologi yang andal, Pemerintah Provinsi Lampung berharap perencanaan pembangunan dapat semakin berbasis bukti (evidence-based planning), terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, Kepala UPTD Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Bangda Bappeda Provinsi Lampung, juga menyampaikan, melalui Pusdatin Bangda, Bappeda Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengawal pemanfaatan data strategis sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berdaya saing.