Kembali ke halaman berita
Dukung Program Nasional, Sekolah Rakyat Provinsi Lampung Ditargetkan Siap Beroperasi Juni 2026
INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN
Wednesday, 29 April 2026
Lampung Selatan — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Dr. Anang Risgiyanto, S.K.M, M.Kes., mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam peninjauan progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Rabu (29/4/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan pembangunan sarana pendidikan strategis yang ditargetkan mulai beroperasi pada pekan ketiga Juni 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Lampung turut memastikan aspek perencanaan pembangunan, dukungan infrastruktur, serta sinkronisasi lintas perangkat daerah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung dapat diselesaikan tepat waktu.
“Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pada saat penyelesaian pembangunan nanti, seluruh fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan, penerangan, dan sarana lainnya telah siap untuk mendukung operasional sekolah,” ujar Marindo.
Kawasan Kota Baru dipilih sebagai lokasi pembangunan karena dirancang menjadi pusat pendidikan dan pengembangan layanan publik yang terintegrasi. Hingga saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai sekitar 38 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 20 Juni 2026.
Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pada minggu ketiga Juni 2026 progres pembangunan telah mencapai 100 persen sehingga sekolah dapat segera dioperasionalkan untuk mendukung proses belajar mengajar tahun ajaran baru.
Sekolah Rakyat Provinsi Lampung merupakan bagian dari program nasional pembangunan 104 sekolah permanen di berbagai daerah sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan lahan pembangunan, sementara proses konstruksi dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia dengan dukungan pendanaan melalui APBN.
Berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektare, sekolah ini ditargetkan mampu menampung sebanyak 1.080 peserta didik dalam 36 ruang kelas, dengan kapasitas masing-masing 30 siswa. Jenjang pendidikan yang disediakan meliputi tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Selain ruang belajar, fasilitas penunjang yang tengah dibangun meliputi gedung serbaguna, asrama siswa, serta sarana olahraga guna mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang representatif, inklusif, dan berkualitas.
Kehadiran Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan di Provinsi Lampung serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.