Dashboard Statistik
Kembali ke halaman berita

FORBISDA HIPMI Lampung 2026, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

PEREKONOMIAN Thursday, 11 June 2026
FORBISDA HIPMI Lampung 2026, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi pembangunan ekonomi melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan FORBISDA HIPMI Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Emersia Lampung, Senin (11/5/2026). Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Dr. Anang Risgiyanto, S.K.M., M.Kes., hadir mewakili Gubernur Lampung sekaligus menyampaikan sambutan di hadapan para pelaku usaha, pengurus HIPMI, serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kinerja perekonomian Lampung menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,58 persen (year-on-year), mencerminkan ketahanan ekonomi daerah sekaligus menjadi indikator positif atas berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan.

Pertumbuhan tersebut, menurutnya, harus menjadi momentum untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah melalui penguatan sektor-sektor produktif. Salah satu fokus utama yang terus didorong Pemerintah Provinsi Lampung adalah hilirisasi produk unggulan daerah agar mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain hilirisasi, penguatan UMKM juga menjadi agenda strategis pembangunan ekonomi Lampung. Sebagai tulang punggung perekonomian daerah, UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan yang lebih merata dan inklusif. Oleh karena itu, dukungan terhadap akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, penguatan pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital perlu terus ditingkatkan.

Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) HIPMI Lampung menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat. Melalui forum ini, pemerintah dan dunia usaha dapat menyelaraskan berbagai program pembangunan ekonomi sekaligus mengidentifikasi peluang investasi dan pengembangan usaha yang potensial di Provinsi Lampung.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masa depan. Semangat kewirausahaan yang tumbuh di kalangan anak muda diharapkan mampu melahirkan inovasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis yang strategis, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang, Lampung memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. Namun, potensi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.

Melalui FORBISDA HIPMI Lampung Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat daya saing daerah, dan mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan generasi muda entrepreneur diharapkan semakin kokoh dalam mendukung transformasi ekonomi Lampung. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Lampung optimistis dapat tumbuh sebagai daerah yang maju, produktif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.